Boleh Digoel | MMCNEWS.ID – Anggota DPR RI yang berasal dari partai Nasdem menggelar bimbingan teknis (Bimtek) bagi beberapa kelompok tani yang ada di Kabupaten Boven Digoel. Dimana bimtek tersebut digelar pada aula kantor Bupati Boleh Digoel, Selasa (19/9).
Program Pekarangan Pangan Lestari merupakan program yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Pemanfaatan lahan pekarangan ini seharusnya dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Boven Digoel.
Saat diwawancarai, Solaiman mengungkapkan kegiatan ini hanya diperuntukkan buat ibu-ibu dan terkait kucuran dana yang diberikan. Ia menjelaskan bahwa kucuran dana untuk kegiatan P2L ini diberikan kepada kelompok dan bukan pada perorangan.
“Dalam satu kelompok, pada tahun kemarin masih pada angka 75 juta perkelompok dengan berjalan waktu akhirnya terjadi banyak potongan dari pihak kementrian yang tidak bisa dihindari, sehingga untuk saat ini anggarannya diturunkan menjadi Rp. 50 juta perkelompok,”jelas Solaiman kepada wartawan.
Diharapkan, kata Solaiman, dengan Rp. 50 juta ini para anggota bisa menggunakan secara maksimal dipekarangan mereka dan tidak perlu jauh-jauh dari rumah sehinga setiap saat mereka bisa pantau untuk bisa berhasil dalam kelompok itu.
“Dalam kerja kelompok hal yang paling sensitive adalah dalam hal keuangan, kalau ada yang coba-coba salah gunakan keuangan pasti akan jadi masalah dan kelompok ini tidak akan utuh dan akan bubar secepatnya,”ujarnya.
Lebih lanjut Solaeman mengatakan, bahwa dari pantauannya meski dirinya tidak turun langsung untuk memantau semua kelompok, akan tetapi laporan yang masuk pada dirinya melaporkan bahwa kegiatan pangan lestari ini sangat bermanfat bagi kepentingan kelompok karena mereka sudah merasakan hasilnya.
kita kucurkan lagi apabila mereka ini bertahan dan bekerjasama dengan kelompoknya dan semakin hari bisa mengatasi kesulitan dalam keluarganya,” ungkap Solaeman.
Kalau ini berhasil, lanjut Solaiman, kita akan dorong agar setiap tahun ada, untuk tahun 2023 nanti, secara nasional akan nada 1800 kelompok yang akan dibagi habis oleh komisi IV DPR RI sebagai program aspirasi.
“Tahun lalu ada 1650 ada peningkatan sekarang menjadi 1800 kita berharap Papua bisa mendapat jumlah yang lebih besar lagi dan khusus kepada Boven Digoel, kita akan alokasikan jumlah yang lebih banyak lagi kalau mereka konsisten kelola, maka saya telah berpesan kepada Kepala Dinas, dampingi mereka baik-baik supaya ini jangan samapi gagal,” tutupnya. (Linthon)
Eksplorasi konten lain dari DatafaktaCom
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.












