DPRD Bojonegoro Gelar Audiensi Pendidikan TA 2026, Bahas Program Prioritas hingga Aspirasi PAUD  

hpmyuda13
ARTIKEL20260304141451pm

Bojonegoro || Data Fakta.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro melalui Komisi C menggelar audiensi bersama Dinas Pendidikan dan perwakilan Persatuan Daerah Himpunan Pendidik Anak Usia Dini (PD Himpaudi) Bojonegoro pada Rabu (4/3) pukul 10.00 WIB di Ruang Rapat Komisi C Gedung DPRD Kabupaten Bojonegoro. Pertemuan ini fokus membahas rancangan program dan kegiatan bidang pendidikan yang akan dilaksanakan pada Tahun Anggaran (TA) 2026.04/03/26.

 

Audiensi yang dipimpin oleh pimpinan Komisi C ini dihadiri oleh seluruh anggota Komisi C DPRD Bojonegoro, jajaran pimpinan dan pejabat eselon Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, serta perwakilan pengurus PD Himpaudi Bojonegoro.

 

Dalam pemaparan awal, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro menyampaikan rencana program prioritas TA 2026 yang mencakup tiga pilar utama. Pertama, peningkatan sarana dan prasarana pendidikan dengan fokus pada renovasi sekolah yang tidak layak dan penambahan fasilitas pembelajaran berbasis teknologi. Kedua, penguatan kualitas tenaga pendidik melalui pelatihan berkelanjutan dan sertifikasi kompetensi. Ketiga, pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan daerah yang mengintegrasikan potensi ekonomi dan budaya lokal Bojonegoro.

 

“Kita juga siapkan strategi khusus untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan di semua jenjang, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), pendidikan dasar, hingga pendidikan menengah,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dalam pemaparannya.

 

Sementara itu, perwakilan PD Himpaudi Bojonegoro mengangkat sejumlah aspirasi krusial terkait pengembangan PAUD di daerah. Mereka menyampaikan kebutuhan mendesak akan peningkatan kompetensi guru PAUD melalui pelatihan berstandar nasional, dukungan kesejahteraan bagi tenaga pendidik nonformal yang masih banyak bekerja dengan honorarium terbatas, serta pemerataan fasilitas pembelajaran di seluruh kecamatan agar anak-anak di daerah terpencil juga mendapatkan akses pendidikan yang layak.

Baca Juga :  Kolaborasi Global, PLN Gandeng Pupuk Indonesia dan ACWA Power Siap Bangun Pabrik Hidrogen Terbesar di Indonesia

 

“Kami berharap ada sinergi yang berkelanjutan antara pemerintah daerah dan pelaku pendidikan di lapangan, sehingga setiap langkah kebijakan dapat benar-benar menyentuh kebutuhan di tingkat bawah,” ucap perwakilan PD Himpaudi.

 

Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro dalam kesimpulan pertemuan menegaskan komitmen legislatif untuk terus mengawal kebijakan dan anggaran pendidikan. Menurutnya, pendidikan adalah sektor strategis yang menjadi pondasi pembangunan sumber daya manusia Kabupaten Bojonegoro.

 

“Kita akan memastikan bahwa setiap alokasi anggaran pendidikan tepat sasaran dan mampu menjawab harapan masyarakat. Hasil pembahasan hari ini akan menjadi bahan pertimbangan penting dalam proses perencanaan dan penganggaran, sehingga program tahun 2026 dapat berjalan optimal,” tegas Ketua Komisi C.

 

Melalui audiensi konstruktif ini, diharapkan terjalin kerja sama yang erat antara pihak legislatif, eksekutif, dan organisasi profesi pendidikan untuk membangun sistem pendidikan yang lebih baik dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat di Bojonegoro.


Eksplorasi konten lain dari DatafaktaCom

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan