Jakarta || Datafakta – 31 Desember 2023. PT PLN (Persero) berhasil meraih peringkat pertama dalam ajang Project Management Office (PMO) Indonesia Award 2023. Penghargaan ini diraih PLN karena dinilai sukses menjalankan transformasi perusahaan. Setelah ajang tingkat nasional ini, PLN akan mewakili Indonesia dalam ajang PMO Global Award 2024 dan bersaing dengan negara-negara lain dari seluruh dunia.
Lead Organizer PMO Professional Indonesia (PMOPI) Fauzi Yusuf mengapresiasi keberhasilan transformasi PLN sehingga meraih penghargaan PMO Indonesia Award 2023. Selaku perwakilan PMOPI, Fauzi berharap keikutsertaan PLN dalam ajang PMO Global 2024 dapat mengharumkan nama Indonesia di mata dunia.
“PLN dipilih mewakili Indonesia di PMO Global Award di tahun depan (2024). Besar harapan kami, karena ini membawa nama Indonesia, PLN bisa memberi warna baru di kancah dunia,” kata Fauzi di kawasan Gunawarman, Jakarta Selatan, Rabu (27/12).
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, penghargaan tersebut membuktikan komitmen dan keberhasilan PLN dalam mengimplementasikan PMO di perseroan. Keberhasilan ini selaras dengan arah transformasi bisnis PLN secara holistik dengan didukung digitalisasi.
”Tentunya kami bersyukur sekaligus bangga, karena progam transformasi yang PLN rancang dan implementasikan, khususnya dalam hal ini PMO, benar-benar memperoleh apresiasi yang luar biasa baik,” ujar Darmawan.
Direktur Manajemen Proyek dan EBT PLN Wiluyo Kusdwiharto menjelaskan, implementasi PMO terus dilakukan PLN sejak tahun 2022 dengan integrasi digital. Hal ini pun berhasil memfasilitasi pemantauan proyek yang komprehensif dengan penekanan kuat pada integrasi dan kemudahan akses data bagi para pemangku kepentingan.
”Jadi kunci keberhasilan pengelolaan proyek infrastruktur ketenagalistrikan PLN adalah bahwa kita membentuk supervisi dalam mengimplementasikan PMO secara efektif dari hulu hingga hilir. Kami juga menggunakan _digital tools_ yang membantu kami memonitor kegiatan investasi supaya sesuai target,” ujar Wiluyo.
Lebih lanjut Wiluyo mengatakan, hal ini juga bersamaan dengan langkah konsisten PLN selama tiga tahun terakhir melakukan transformasi berbasis digital secara _end to end_.
Wiluyo mengatakan, keikutsertaan perseroan dalam ajang ini dapat memberikan motivasi yang besar bagi PLN dalam meningkatkan peranan PMO serta memastikan strategi implementasi PMO perusahaan berjalan sesuai standar.
“PLN telah mendapatkan peringkat 1 untuk PMO Indonesia Award, dan kita akan menjadi wakil Indonesia dalam ajang PMO Global Award di tahun 2024. Kami berharap, masyarakat serta seluruh insan PLN memberikan dukungan penuh agar PLN bisa menjadi 2024 World PMO of The Year. Kami yakin ajang ini tidak hanya membawa nama baik PLN saja tetapi juga Bangsa Indonesia,” tutup Wiluyo.
PMO Indonesia Award merupakan kompetisi Nasional yang diselenggarakan oleh PMOPI yang berkolaborasi dengan PMO Global Alliance. Pelaksanaan PMO Indonesia Award ini dilaksanakan untuk mendapatkan pemenang implementasi PMO terbaik skala nasional untuk kemudian menjadi wakil pada PMO Global Award yang diikuti oleh perwakilan-perwakilan negara di Dunia. (Mks)
Berita Terkait
Momentum Hari Lahir Pancasila, PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx guna Dukung Industri Data Center Jakarta, 2 Juni 2026 – PT PLN (Persero) menjalin kerja sama strategis dengan PT Starone Mitra Telekomunikasi (BDx Data Centers) dalam pengembangan infrastruktur kelistrikan berkapasitas total 1,2 gigawatt (GW) untuk kawasan pusat data (data center) berbasis Artificial Intelligence (AI) dan layanan digital di Indonesia. Kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam mendukung pertumbuhan industri data center nasional melalui penyediaan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan. Dukungan tersebut mencakup penyediaan pasokan listrik sebesar 788 MVA untuk site CGK4 di Jatiluhur, Jawa Barat pada tahap awal, kemudian dilanjutkan dengan penguatan kapasitas kelistrikan sebesar 60 MVA untuk site CGK3A di Jakarta Selatan dan pengembangan jaringan tegangan tinggi sebesar 385 MVA untuk site CGK5 di Suryacipta, Jawa Barat. CEO BDx Indonesia, Agus Hartono Wijaya, menyampaikan apresiasi kepada PLN atas pelayanan yang optimal dalam mendukung operasional infrastruktur pusat data yang identik dengan komputasi berperforma tinggi. “Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PLN yang selama ini telah menjadi mitra strategis dalam mendukung keandalan operasional fasilitas data center milik BDx Indonesia,” ujarnya saat penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) di Kantor PLN Pusat, Selasa (19/5). Menurutnya, keandalan sistem kelistrikan dan kesiapan infrastruktur PLN memberikan kepastian bagi BDx dalam menjalankan pengembangan kapasitas pusat data secara berkelanjutan di Indonesia. “Melalui kolaborasi ini, kami dapat membangun infrastruktur yang tangguh dan siap mendukung kebutuhan AI, sekaligus memenuhi permintaan jangka panjang dari perusahaan hyperscaler dan beban kerja digital yang berdaulat,” tambah Agus. Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto menegaskan kesiapan PLN dalam mendukung pertumbuhan industri data center di Indonesia melalui ketersediaan pasokan listrik yang andal. Menurutnya, kebutuhan energi sektor data center, khususnya yang berbasis AI, akan terus meningkat seiring pesatnya transformasi digital nasional. “Pertumbuhan industri data center di Indonesia, khususnya yang berbasis AI, membutuhkan dukungan listrik yang tidak hanya besar secara kapasitas, tetapi juga andal dan stabil. Kami memahami bahwa kepastian energi adalah jantung dari infrastruktur digital ini. Karena itu, PLN siap memastikan BDx Indonesia dapat berekspansi secara optimal,” ujar Adi. Penyaluran daya untuk site CGK4 direncanakan dilakukan secara bertahap dalam tiga fase, yakni Tahap I sebesar 2 x 150 MVA, Tahap II meningkat menjadi 2 x 265 MVA, hingga mencapai kapasitas akhir Tahap III sebesar 2 x 380 MVA. Untuk mendukung keandalan pasokan, PLN juga membangun Gardu Induk (GI) 150 kilovolt (kV) Jatiluhur Baru. Yang akan memasok listrik ke kawasan data center BDx. “PLN juga telah menyiapkan dua line bay khusus pada Gardu Induk tersebut untuk melayani kebutuhan kelistrikan Site CGK4 secara optimal,” tambah Adi. Lebih lanjut, Adi menjelaskan bahwa sinergi antara PLN dan BDx Indonesia merupakan kemitraan jangka panjang yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Tidak hanya Site CGK4, dalam kesepakatan ini PLN juga telah dipercaya mengamankan pasokan daya untuk fasilitas utama BDx Indonesia lainnya, yakni Site CGK3A di Cilandak, Jakarta Selatan, serta Site CGK5 di kawasan industri Suryacipta. “Sinergi ini bukan sekadar jual beli listrik, melainkan kolaborasi strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui investasi di sektor teknologi tinggi. PLN terus bertransformasi menjadi mitra andal bagi seluruh investor digital di tanah air,” tandas Adi. (@DEX)
Eksplorasi konten lain dari DatafaktaCom
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.