Bupati Bojonegoro Dorong Masjid Jadi ‘Rumah’ Multifungsi – Marbot Dapat Insentif dan Perlindungan BPJS hingga Rp42 Juta!

hpmyuda13
MdUKW7ikofZira6M

BOJONEGORO, Data Fakta.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar Pembinaan dan Sosialisasi Penyaluran Program Bantuan Insentif bagi Pelaku Sosial Keagamaan Tahun 2026 pada Kamis (5/3/2026) di Pendopo Malowopati. Kegiatan yang diselenggarakan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) diikuti oleh 515 peserta dari 4 kecamatan, dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada perwakilan marbot masjid dan pengurus gereja.

 

Dalam sambutannya, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi para pelaku sosial keagamaan. Menurutnya, kontribusi mereka sangat besar dalam menjaga kenyamanan umat beribadah.

 

“Tanpa Bapak dan Ibu sekalian, tempat ibadah tidak akan terurus. Kami ingin ke depan masjid bukan hanya menjadi tempat sholat, tapi juga ruang diskusi, mengaji, dan memiliki manfaat ekonomi,” ucapnya.

 

Bupati juga mendorong pemanfaatan lahan sekitar tempat ibadah untuk pemberdayaan masyarakat. “Jika ada lahan sisa, bisa dimanfaatkan menjadi kolam ikan. Nanti bibitnya saya bantu, dan hasilnya bisa dirasakan masyarakat sekitar. Saya ingin ke depan masjid mandiri secara ekonomi,” tambahnya.

 

Wakil Bupati Nurul Azizah menjelaskan bahwa penyaluran insentif merupakan instruksi langsung dari Bupati untuk memastikan kesejahteraan marbot terjamin. Insentif tersebut akan cair dua bulan sekaligus pada bulan Maret atau setelah Lebaran.

 

Tak hanya insentif materi, Pemkab juga memberikan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan yang mencakup jaminan kematian dengan santunan Rp42 juta bagi ahli waris. Selain itu, ada beasiswa pendidikan untuk hingga 2 anak, dengan besaran biaya SD Rp2 juta, SMP Rp2,5 juta, SMA Rp2,5 juta, hingga jenjang perguruan tinggi.

 

“Selama ini para marbot belum pernah masuk dalam skema BPJS Ketenagakerjaan, baru setahun terakhir ini kami realisasikan. Kami juga menyediakan cek kesehatan gratis di Puskesmas bagi para pelaku keagamaan, silakan langsung datang dan periksa,” pungkas Nurul Azizah.

Tinggalkan Balasan