Porkab II Bojonegoro 2026 Resmi Ditutup, Bupati Tekankan Pentingnya Sportivitas dan Pembinaan Berkelanjutan

admin
IMG 20260711 WA0013

BOJONEGORO || Data Fakta.com – Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) II Tahun 2026 resmi ditutup secara resmi di Pendopo Malowopati, Jumat (10/7/2026). Ajang yang berlangsung sejak 27 Juni hingga 10 Juli 2026 ini menjadi ajang olahraga terbesar di tingkat kabupaten, diikuti oleh 3.535 atlet dari 28 kecamatan yang bersaing dalam 27 cabang olahraga. Porkab juga berperan sebagai wadah pembinaan atlet sekaligus pencarian bibit unggul untuk jenjang kompetisi yang lebih tinggi.

Acara penutupan dihadiri langsung oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Wakil Bupati Nurul Azizah, Sekretaris Daerah Edi Susanto, Ketua KONI Bojonegoro, perwakilan Polres, para camat, atlet, Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK), serta tamu undangan lainnya.

Olahraga Bukan Sekadar Kompetisi
Bupati Setyo Wahono menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan Porkab. Ia menekankan bahwa ajang ini bukan hanya sekadar perlombaan, melainkan sarana membentuk karakter dan menanamkan nilai-nilai luhur.

“Terima kasih kepada seluruh atlet. Porkab bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter, menanamkan nilai disiplin, kerja keras, kejujuran, serta semangat untuk terus memperbaiki diri,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa olahraga berperan penting dalam membentuk generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas. Ia menegaskan bahwa peningkatan prestasi harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk upaya pencegahan stunting agar lahir generasi yang memiliki fisik sehat, mental tangguh, dan kecerdasan yang baik.

Ia berharap pembinaan atlet terus ditingkatkan agar dapat melahirkan atlet yang mampu mengharumkan nama Bojonegoro di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.

Kemenangan Sejati Berbasis Sportivitas
Bupati juga memberikan penghargaan kepada Kecamatan Bojonegoro yang berhasil meraih gelar juara umum dengan perolehan 208 poin. Namun, ia mengingatkan bahwa kemenangan sejati tidak hanya diukur dari banyaknya medali.

Baca Juga :  Lewat Website dan Media Sosial, Pemkab Bojonegoro Perkuat Pelayanan Informasi ke Masyarakat

“Kemenangan sejati dalam olahraga bukan hanya tentang siapa yang berdiri di podium, tetapi bagaimana kita menghargai proses, menghormati lawan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas,” tegasnya.

Sistem Pembinaan Berjenjang dan Berkelanjutan
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) Arief Nanang Sugianto menjelaskan bahwa sistem pembinaan olahraga di Bojonegoro memiliki keunggulan tersendiri, yaitu berbasis kecamatan. Hal ini berbeda dengan daerah lain yang lebih banyak berbasis klub, sehingga memastikan seluruh wilayah memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan bakat olahraga.

Rencananya, pada tahun 2027 setiap kecamatan akan menyelenggarakan Pekan Olahraga Kecamatan (Porcam) untuk memperkuat pembinaan sejak tingkat paling dasar.

“Melalui pembinaan berbasis kecamatan ini kami ingin menciptakan sistem pembinaan atlet yang berjenjang dan berkelanjutan. Harapannya, setiap kecamatan mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang nantinya dapat mengharumkan nama Bojonegoro,” jelasnya.

Prosesi Penutupan
Dalam prosesi penutupan, diserahkan Piala Bergilir Porkab dari Bupati kepada Camat Bojonegoro, David Prasetyo. Selain itu, dilakukan juga penyerahan medali dan uang pembinaan secara simbolis kepada para atlet berprestasi dari seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan.


Eksplorasi konten lain dari DatafaktaCom

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan