DPRD Bojonegoro Gelar Audiensi Gabungan, Bahas Dampak Sosial Pembangunan Bendungan Karangnongko

admin
IMG 20260612 WA0005

Bojonegoro || Data Fakta. com– Komisi A dan Komisi D DPRD Kabupaten Bojonegoro mengadakan audiensi gabungan untuk membahas dampak sosial yang timbul seiring dengan pelaksanaan pembangunan Bendungan Karangnongko. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pimpinan DPRD, anggota kedua komisi, serta seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam proses pembangunan dan penanganan dampak sosial kemasyarakatan.

IMG 20260612 WA0004

Pertemuan ini menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Ketua Tim Terpadu Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air, Kepala Cabang Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro, Camat Margomulyo, Wakil Administratur KPH Ngawi, perwakilan KPH Padangan, Kepala Desa Kalangan, Kepala Desa Ngelo, serta ketua Kelompok Tani Hutan dari kedua desa tersebut.

Audiensi diselenggarakan sebagai wadah resmi untuk menampung aspirasi, mendengar perkembangan terbaru, serta menelaah berbagai masukan terkait pelaksanaan proyek strategis daerah ini. Pembahasan meliputi proses pembebasan dan penyediaan lahan, dampak yang dirasakan warga sekitar, kondisi kawasan hutan, kelancaran kegiatan pertanian, serta langkah-langkah yang telah diambil untuk meminimalkan dampak negatif bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, DPRD Bojonegoro menegaskan pentingnya kerja sama yang erat antarinstansi serta keterbukaan informasi kepada warga. Proses pembangunan harus tetap berjalan lancar tanpa mengesampingkan hak dan kepentingan masyarakat yang terkena dampak. Seluruh pandangan dan masukan yang disampaikan akan dijadikan bahan evaluasi untuk menyusun langkah tindak lanjut yang tepat dan adil.

Selain membahas penyelesaian dampak sosial, audiensi ini juga memperkuat komunikasi dan kesepahaman antara pemerintah, masyarakat, dan semua pihak terkait. Diharapkan, dengan terjalinnya sinergi yang baik, pembangunan Bendungan Karangnongko dapat selesai sesuai rencana dan nantinya memberikan manfaat nyata bagi pengelolaan air, ketahanan pertanian, serta peningkatan kesejahteraan warga Bojonegoro.

Tinggalkan Balasan