Hadapi Musim Kemarau, PU SDA Bojonegoro Genjot Pembangunan & Perbaikan Infrastruktur Air Dukung Pertanian

admin
IMG 20260716 WA0011

­BOJONEGORO || Data Fakta.com – Menjaga ketahanan pangan dan mencegah risiko gagal panen pada Musim Tanam III (MT III), Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Kabupaten Bojonegoro bergerak cepat melakukan mitigasi kekeringan. Langkah nyata dilakukan lewat akselerasi pembangunan, normalisasi embung dan waduk, pembersihan saluran pembuang, hingga perluasan jaringan irigasi yang tersebar di puluhan kecamatan.

 

Kepala Dinas PU SDA Retno Wulandari menegaskan seluruh langkah ini disusun berdasarkan pemetaan wilayah yang tepat sasaran dan berorientasi jangka panjang. Bukan sekadar pemeliharaan rutin, melainkan intervensi taktis dan adaptif demi menjamin ketersediaan air yang stabil bagi petani.

 

“MT III adalah masa krusial. Kami terus pacu perluasan daya tampung air lewat optimalisasi embung, waduk, dan normalisasi sungai agar debit air yang terbatas bisa terdistribusi adil hingga ke ujung saluran. Komitmen kami satu: meminimalkan risiko gagal panen dan menjaga ketahanan pangan Bojonegoro,” ujar Retno.

 

 

  1. Optimalisasi Tampungan Air

 

  • Penyelesaian normalisasi Embung Sambongrejo (Sumberrejo) dan Embung Pojok (Purwosari).

  • Pembangunan embung baru di Sumberagung (Dander), Woro (Kepohbaru), serta normalisasi Embung Sumbergede (Kepohbaru).

  • Perencanaan pembangunan Waduk Pasinan (Baureno), Waduk Watang (Tambakrejo), dan rehabilitasi Waduk Rowoglandang (Tambakrejo).

 

  1. Normalisasi Sungai & Saluran Pembuang

 

  • Penataan aliran di Gondang, Senganten (Gondang), Duyungan (Sukosewu), serta Sungai Gandong di Ngrejeng (Purwosari).

  • Pembersihan saluran pembuang di Kayulemah (Sumberrejo), Sidomulyo (Kedungadem), dan Tinumpuk (Purwosari).

 

  1. Ekspansi & Rehabilitasi Jaringan Irigasi

 

  • Pembangunan saluran baru merata di Padangan, Ngraho, Kasiman, Kedewan, Kota Bojonegoro, Gondang, Sekar, Sumberrejo, Balen, Dander, Trucuk, Kalitidu, Kanor, Kedungadem, hingga Baureno.

  • Perbaikan saluran irigasi yang sudah ada di Dander, Padangan, Trucuk, Tambakrejo, Kedewan, Bubulan, dan Ngraho agar air mengalir efisien tanpa banyak hilang.

Baca Juga :  Nataru: Di Electricity Connect 2024, Komut PLN Jabarkan Strategi Jitu Tarik Investasi Hijau untuk Transisi Energi

 

Retno berharap rangkaian pekerjaan masif ini dapat menjamin ketersediaan air yang lancar, sehingga petani tetap bisa berproduksi optimal meski menghadapi puncak musim kemarau.


Eksplorasi konten lain dari DatafaktaCom

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan