Jakarta || Datafakta – 7 Oktober 2023 – PT PLN (Persero) menjadi perusahaan energi yang mewakili Indonesia dari 16 negara pada ajang Asian Experience Awards 2023. Pada acara penghargaan yang diselenggarakan di Marina Bay Sands Expo and Convention Center Singapura, Kamis (5/10) ini PLN berhasil meraih dua penghargaan yaitu Indonesia User Experience of the Year untuk aplikasi PLN Mobile dan Indonesia Digital Experience of the Year untuk transformasi digital pada lini bisnis untuk kategori energi. Capaian ini merupakan hasil dari transformasi dan inovasi PLN sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan.
Asian Experience Awards 2023 diinisiasi oleh media The Asian Business Review (Charlton Media Group) yang berbasis di Singapura. The Asian Business Review menilai PLN sebagai sebuah badan usaha negara Indonesia memiliki inovasi-inovasi terbaru di bidang energi, khususnya ketenagalistrikan.
Penghargaan bergengsi yang diikuti 16 negara dan 60 perusahaan ternama di Asia ini diberikan kepada PLN sebagai pengakuan internasional atas capaiannya. Pada ajang ini PLN merupakan satu-satunya perusahaan di bidang energi yang mendapatkan penghargaan.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, capaian ini menjadi bukti nyata inovasi dan transformasi PLN yang terus berorientasi pada _customer focused_.
“Dalam tiga tahun terakhir PLN terus menjalankan transformasi berbasis digital secara _end-to-end_ mulai dari energi primer, pembangkitan, transmisi, distribusi, sistem keuangan, sistem pengadaan hingga pelayanan pelanggan. Transformasi digital ini mampu meningkatkan efisiensi perusahaan,” terang Darmawan.
Darmawan menambahkan, digitalisasi yang dilakukan PLN dan _subholding_-nya ini juga membuat seluruh proses bisnis lebih sederhana, cepat, terintegrasi dan dapat dimonitor serta dikontrol secara _real-time_.

“PLN terus bergerak maju dan berkembang mengikuti perubahan zaman. Maka dari itu transformasi berbasis digital yang kita jalankan harus semakin masif, mengubah sistem pelayanan yang sebelumnya lambat, tidak responsif menjadi cepat dan sangat memuaskan,” ujar Darmawan.
Salah satu hasil dari transformasi ini adalah keberadaan aplikasi New PLN Mobile. Keberhasilan PLN mengubah dan mengelola aplikasi mobilenya ini mendapatkan pengakuan di tingkat mancanegara.
“PLN Mobile yang baru ini mampu menjawab kebutuhan pelanggan sebagai aplikasi _one-stop solution_. Beberapa layanan yang ditawarkan aplikasi new PLN Mobile mulai dari pasang baru, tambah daya, pembayaran listrik, pembelian token, pengaduan, EV digital services, hingga marketplace. Hasilnya saat ini PLN Mobile telah diiunduh oleh hampir 44 juta pengguna dan rating yang mencapai 4,9 dari skala 5,” tambahnya.
Darmawan berharap, penghargaan ini tidak serta merta membuat seluruh jajaran PLN berpuas diri, kendati begitu justru akan terus memacu semangat untuk meningkatkan kualitas PLN dalam melayani pelanggan.
“Alhamdulillah, capaian ini menambah perolehan penghargaan di dalam dan luar negeri yang sebelumnya juga kita dapatkan. Prestasi ini saya berikan kepada seluruh bagian dari tim PLN yang terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” imbuh Darmawan.
Selain bidang energi, pada acara ini juga diberikan penghargaan kepada perusahaan yang bergerak di bidang lain seperti _oil and gas_ yang dimenangkan Petronas dari Malaysia, telekomunikasi yang dimenangkan oleh China Mobile International dari Singapura dan perbankan oleh Khrungthai Bank PCL dari Thailand. (Mks)
Berita Terkait
Momentum Hari Lahir Pancasila, PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx guna Dukung Industri Data Center Jakarta, 2 Juni 2026 – PT PLN (Persero) menjalin kerja sama strategis dengan PT Starone Mitra Telekomunikasi (BDx Data Centers) dalam pengembangan infrastruktur kelistrikan berkapasitas total 1,2 gigawatt (GW) untuk kawasan pusat data (data center) berbasis Artificial Intelligence (AI) dan layanan digital di Indonesia. Kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam mendukung pertumbuhan industri data center nasional melalui penyediaan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan. Dukungan tersebut mencakup penyediaan pasokan listrik sebesar 788 MVA untuk site CGK4 di Jatiluhur, Jawa Barat pada tahap awal, kemudian dilanjutkan dengan penguatan kapasitas kelistrikan sebesar 60 MVA untuk site CGK3A di Jakarta Selatan dan pengembangan jaringan tegangan tinggi sebesar 385 MVA untuk site CGK5 di Suryacipta, Jawa Barat. CEO BDx Indonesia, Agus Hartono Wijaya, menyampaikan apresiasi kepada PLN atas pelayanan yang optimal dalam mendukung operasional infrastruktur pusat data yang identik dengan komputasi berperforma tinggi. “Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PLN yang selama ini telah menjadi mitra strategis dalam mendukung keandalan operasional fasilitas data center milik BDx Indonesia,” ujarnya saat penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) di Kantor PLN Pusat, Selasa (19/5). Menurutnya, keandalan sistem kelistrikan dan kesiapan infrastruktur PLN memberikan kepastian bagi BDx dalam menjalankan pengembangan kapasitas pusat data secara berkelanjutan di Indonesia. “Melalui kolaborasi ini, kami dapat membangun infrastruktur yang tangguh dan siap mendukung kebutuhan AI, sekaligus memenuhi permintaan jangka panjang dari perusahaan hyperscaler dan beban kerja digital yang berdaulat,” tambah Agus. Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto menegaskan kesiapan PLN dalam mendukung pertumbuhan industri data center di Indonesia melalui ketersediaan pasokan listrik yang andal. Menurutnya, kebutuhan energi sektor data center, khususnya yang berbasis AI, akan terus meningkat seiring pesatnya transformasi digital nasional. “Pertumbuhan industri data center di Indonesia, khususnya yang berbasis AI, membutuhkan dukungan listrik yang tidak hanya besar secara kapasitas, tetapi juga andal dan stabil. Kami memahami bahwa kepastian energi adalah jantung dari infrastruktur digital ini. Karena itu, PLN siap memastikan BDx Indonesia dapat berekspansi secara optimal,” ujar Adi. Penyaluran daya untuk site CGK4 direncanakan dilakukan secara bertahap dalam tiga fase, yakni Tahap I sebesar 2 x 150 MVA, Tahap II meningkat menjadi 2 x 265 MVA, hingga mencapai kapasitas akhir Tahap III sebesar 2 x 380 MVA. Untuk mendukung keandalan pasokan, PLN juga membangun Gardu Induk (GI) 150 kilovolt (kV) Jatiluhur Baru. Yang akan memasok listrik ke kawasan data center BDx. “PLN juga telah menyiapkan dua line bay khusus pada Gardu Induk tersebut untuk melayani kebutuhan kelistrikan Site CGK4 secara optimal,” tambah Adi. Lebih lanjut, Adi menjelaskan bahwa sinergi antara PLN dan BDx Indonesia merupakan kemitraan jangka panjang yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Tidak hanya Site CGK4, dalam kesepakatan ini PLN juga telah dipercaya mengamankan pasokan daya untuk fasilitas utama BDx Indonesia lainnya, yakni Site CGK3A di Cilandak, Jakarta Selatan, serta Site CGK5 di kawasan industri Suryacipta. “Sinergi ini bukan sekadar jual beli listrik, melainkan kolaborasi strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui investasi di sektor teknologi tinggi. PLN terus bertransformasi menjadi mitra andal bagi seluruh investor digital di tanah air,” tandas Adi. (@DEX)
Eksplorasi konten lain dari DatafaktaCom
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.