Media Gathering 2026, Bupati Setyo Wahono Tegaskan Media Mitra Strategis, Pemerintah Terbuka Terhadap Kritik

admin
IMG 20260723

 

BOJONEGORO || Data Fakta.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar acara Media Gathering tahun 2026 di Pendopo Malowopati, Rabu (22/7/2026) malam. Kegiatan ini menjadi langkah nyata mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi publik yang transparan, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat di tengah arus perkembangan era digital.

Mengusung tema “Komunikasi Publik yang Adaptif di Era Digital: Membangun Kepercayaan Masyarakat terhadap Pemerintah”, acara ini dihadiri puluhan insan pers yang mewakili berbagai platform, mulai dari media cetak, daring, hingga televisi. Kehadiran perwakilan organisasi wartawan seperti PWI, SMSI, JMSI, PJI, AWPI, dan KWI semakin meramaikan suasana pertemuan yang hangat tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menegaskan bahwa peran media jauh lebih luas daripada sekadar penyampai informasi. Menurutnya, pers adalah mitra sejati pemerintah yang memiliki peran sangat vital dalam membangun kepercayaan publik melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Di era digital saat ini, arus informasi bergerak sangat cepat. Sinergi yang terjalin baik antara pemerintah dan media akan semakin memperkokoh kepercayaan masyarakat terhadap jalannya pemerintahan,” ujar Setyo Wahono.

Lebih lanjut, Bupati meminta seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk lebih responsif dan terbuka dalam merespons pertanyaan maupun permintaan klarifikasi dari para awak media. Ia menginginkan terciptanya komunikasi dua arah yang aktif, dialogis, dan setara, bukan sekadar hubungan yang berjalan satu arah.

Terkait dinamika informasi yang berkembang di masyarakat, Setyo Wahono menegaskan sikap Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang sangat terbuka terhadap masukan hingga kritik yang disampaikan melalui media. Kritik yang objektif dan bertanggung jawab, menurutnya, adalah bahan evaluasi paling berharga untuk terus memperbaiki tata kelola pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Baca Juga :  PDAM Minahasa dan Minut Pelajari Soal Peralihan Status Perumda Air

“Pemerintah tidak boleh anti-kritik. Justru kritik yang disampaikan secara benar dan bertanggung jawab menjadi cermin bagi kami untuk bekerja lebih baik lagi dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” tegasnya.

Selain menekankan pentingnya keterbukaan informasi dan perang melawan berita bohong atau hoaks, Bupati juga memaparkan arah kebijakan pembangunan Bojonegoro ke depan. Pemerintah daerah kini serius mendorong penerapan data-driven government, di mana setiap kebijakan dan program yang disusun mesti berlandaskan data yang akurat agar tepat sasaran.

Di saat yang bersamaan, Pemkab juga memprioritaskan pembenahan sektor pariwisata yang diselaraskan dengan pengembangan ekonomi kreatif, UMKM, pertanian, hingga penanaman modal. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan merata bagi seluruh warga Bojonegoro.


Eksplorasi konten lain dari DatafaktaCom

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan