Surabaya, Data-Fakta.com– 4 September 2025 – Memperingati Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2025, PLN Icon Plus bersama PLN Group Jawa Timur menggelar rangkaian kegiatan apresiasi pelanggan dengan tema “Pelanggan Hebat Energi Bersahabat”. Agenda ini menjadi momentum bagi PLN Group untuk hadir lebih dekat dengan pelanggan dari berbagai sektor—mulai dari industri besar, institusi pendidikan, hingga rumah tangga—sekaligus bentuk penghargaan atas kepercayaan yang telah diberikan dalam mendukung penyediaan energi berkelanjutan.
General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menegaskan bahwa peringatan HPN merupakan kesempatan penting untuk mempererat sinergi dengan seluruh pelanggan. “Momentum Hari Pelanggan ini adalah saat yang tepat bagi kami untuk menyampaikan apresiasi dan terima kasih. Ke depan, kami mohon dukungan agar PLN dapat terus memberikan layanan terbaik, mendorong ekosistem kendaraan listrik, serta menghadirkan energi hijau melalui Renewable Energy Certificate (REC),” ujarnya.
Sebagai bagian dari kegiatan, jajaran manajemen PLN Group Jawa Timur melakukan kunjungan ke PT Great Wall Steel (Hanil Jaya Steel), pelanggan tegangan tinggi dengan daya 88 MVA. Dalam pertemuan tersebut, PLN berdialog dengan manajemen perusahaan, mendengarkan aspirasi, sekaligus menyerahkan cinderamata sebagai simbol apresiasi. Direktur PT Great Wall Steel, Guan Min Huang, menyampaikan bahwa keberadaan PLN sangat vital bagi keberlangsungan industri baja. “Kami berharap PLN terus mendukung industri baja dengan pasokan energi yang andal. Listrik yang stabil memungkinkan kami menjaga kelangsungan produksi, meningkatkan kapasitas, serta memberi manfaat bagi ribuan pekerja dan keluarganya,” tuturnya.
Apresiasi juga datang dari kalangan akademisi. Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Bambang Pramujati, menilai hubungan antara ITS dan PLN telah berkembang menjadi kemitraan strategis. “ITS bukan hanya sekadar pelanggan, tetapi sudah seperti saudara. Banyak inovasi dan SDM ITS kini berkontribusi di PLN. Kami berharap kerja sama ini terus berkembang agar ITS dapat berperan lebih besar dalam mendukung pengembangan energi dan inovasi nasional,” ujarnya.
Selain menyapa pelanggan industri dan institusi pendidikan, jajaran manajemen PLN juga hadir di PLN ULP Ngagel Surabaya untuk bertemu langsung dengan pelanggan rumah tangga. Kehadiran manajemen disambut antusias, ditandai dengan pemberian souvenir dan penghargaan khusus bagi pelanggan setia—sebagai wujud nyata bahwa setiap pelanggan memiliki arti penting dalam keberlanjutan layanan energi.
General Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Timur, Rory Aditya, menegaskan bahwa keterlibatan PLN Icon Plus dalam rangkaian HPN 2025 merupakan refleksi dari komitmen menghadirkan layanan konektivitas dan solusi digital yang mendukung ekosistem energi. “Hari Pelanggan Nasional menjadi kesempatan bagi kami untuk lebih dekat dengan masyarakat dan mitra usaha. PLN Icon Plus siap menghadirkan solusi konektivitas, teknologi digital, serta dukungan inovasi untuk memperkuat transisi menuju energi hijau di Jawa Timur,” jelasnya. Ia menambahkan, dalam kegiatan ini PLN Icon Plus juga memperkenalkan portofolio bisnis terbaru sebagai bagian dari strategi memperluas layanan beyond kWh.
Dengan rangkaian kegiatan yang menyentuh sektor industri, pendidikan, hingga rumah tangga, PLN Icon Plus bersama PLN Group Jawa Timur menegaskan kembali peran strategis pelanggan dalam mendukung penyediaan energi yang andal, ramah lingkungan, dan berkelanjutan bagi masa depan. (@dex)
Berita Terkait
Momentum Hari Lahir Pancasila, PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx guna Dukung Industri Data Center Jakarta, 2 Juni 2026 – PT PLN (Persero) menjalin kerja sama strategis dengan PT Starone Mitra Telekomunikasi (BDx Data Centers) dalam pengembangan infrastruktur kelistrikan berkapasitas total 1,2 gigawatt (GW) untuk kawasan pusat data (data center) berbasis Artificial Intelligence (AI) dan layanan digital di Indonesia. Kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam mendukung pertumbuhan industri data center nasional melalui penyediaan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan. Dukungan tersebut mencakup penyediaan pasokan listrik sebesar 788 MVA untuk site CGK4 di Jatiluhur, Jawa Barat pada tahap awal, kemudian dilanjutkan dengan penguatan kapasitas kelistrikan sebesar 60 MVA untuk site CGK3A di Jakarta Selatan dan pengembangan jaringan tegangan tinggi sebesar 385 MVA untuk site CGK5 di Suryacipta, Jawa Barat. CEO BDx Indonesia, Agus Hartono Wijaya, menyampaikan apresiasi kepada PLN atas pelayanan yang optimal dalam mendukung operasional infrastruktur pusat data yang identik dengan komputasi berperforma tinggi. “Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PLN yang selama ini telah menjadi mitra strategis dalam mendukung keandalan operasional fasilitas data center milik BDx Indonesia,” ujarnya saat penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) di Kantor PLN Pusat, Selasa (19/5). Menurutnya, keandalan sistem kelistrikan dan kesiapan infrastruktur PLN memberikan kepastian bagi BDx dalam menjalankan pengembangan kapasitas pusat data secara berkelanjutan di Indonesia. “Melalui kolaborasi ini, kami dapat membangun infrastruktur yang tangguh dan siap mendukung kebutuhan AI, sekaligus memenuhi permintaan jangka panjang dari perusahaan hyperscaler dan beban kerja digital yang berdaulat,” tambah Agus. Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto menegaskan kesiapan PLN dalam mendukung pertumbuhan industri data center di Indonesia melalui ketersediaan pasokan listrik yang andal. Menurutnya, kebutuhan energi sektor data center, khususnya yang berbasis AI, akan terus meningkat seiring pesatnya transformasi digital nasional. “Pertumbuhan industri data center di Indonesia, khususnya yang berbasis AI, membutuhkan dukungan listrik yang tidak hanya besar secara kapasitas, tetapi juga andal dan stabil. Kami memahami bahwa kepastian energi adalah jantung dari infrastruktur digital ini. Karena itu, PLN siap memastikan BDx Indonesia dapat berekspansi secara optimal,” ujar Adi. Penyaluran daya untuk site CGK4 direncanakan dilakukan secara bertahap dalam tiga fase, yakni Tahap I sebesar 2 x 150 MVA, Tahap II meningkat menjadi 2 x 265 MVA, hingga mencapai kapasitas akhir Tahap III sebesar 2 x 380 MVA. Untuk mendukung keandalan pasokan, PLN juga membangun Gardu Induk (GI) 150 kilovolt (kV) Jatiluhur Baru. Yang akan memasok listrik ke kawasan data center BDx. “PLN juga telah menyiapkan dua line bay khusus pada Gardu Induk tersebut untuk melayani kebutuhan kelistrikan Site CGK4 secara optimal,” tambah Adi. Lebih lanjut, Adi menjelaskan bahwa sinergi antara PLN dan BDx Indonesia merupakan kemitraan jangka panjang yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Tidak hanya Site CGK4, dalam kesepakatan ini PLN juga telah dipercaya mengamankan pasokan daya untuk fasilitas utama BDx Indonesia lainnya, yakni Site CGK3A di Cilandak, Jakarta Selatan, serta Site CGK5 di kawasan industri Suryacipta. “Sinergi ini bukan sekadar jual beli listrik, melainkan kolaborasi strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui investasi di sektor teknologi tinggi. PLN terus bertransformasi menjadi mitra andal bagi seluruh investor digital di tanah air,” tandas Adi. (@DEX)
Eksplorasi konten lain dari DatafaktaCom
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.