Bantu Tekan Biaya Produksi, Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Pupuk NPK Bagi Petani Tembakau

admin
IMG 20260810 WA0024

 

 

BOJONEGORO || Data Fakta.com – Para petani tembakau di Kabupaten Bojonegoro kini bisa tersenyum gembira. Di tengah tantangan meningkatnya biaya produksi setiap tahunnya, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro hadir memberikan solusi dan harapan baru melalui penyaluran bantuan pupuk NPK. Bantuan ini dinilai sangat membantu meringankan beban pengeluaran petani sekaligus menjaga agar produktivitas dan kualitas tanaman tetap terjaga dengan baik.

 

Bagi para petani, kehadiran bantuan ini bukan sekadar pemberian sarana pertanian semata. Lebih dari itu, langkah ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah daerah yang senantiasa mendampingi para petani selama musim tanam berlangsung. Dukungan ini membuat mereka dapat mengelola lahan pertanian dengan lebih tenang dan penuh optimisme dalam menyongsong masa panen yang diharapkan nanti bisa memberikan hasil terbaik.

 

Salah satu kelompok tani yang berbahagia menerima bantuan tersebut adalah Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sumber Rezeki yang beralamat di Desa Sumberagung, Kecamatan Kepohbaru. Kelompok yang mengelola lahan tembakau seluas 125 hektare ini mendapatkan jatah bantuan pupuk NPK sebanyak 21.875 kilogram.

 

Tak kalah besar, Gapoktan Tani Maju Sejahtera yang berkedudukan di Desa Banjarjo, Kecamatan Sumberrejo juga menerima perhatian yang sama. Dengan luas lahan binaan mencapai 220 hektare, kelompok tani ini menerima bantuan pupuk NPK seberat 38,5 ton guna mendukung kebutuhan pemupukan di wilayahnya.

 

Perwakilan dari Gapoktan Sumber Rezeki, Suprapto, mengaku bantuan yang diterima ini sangat berarti dan memberikan dampak positif yang besar bagi anggotanya, terutama dalam memangkas pengeluaran yang selama ini menjadi beban utama.

 

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati Setyo Wahono, Ibu Wakil Bupati Nurul Azizah, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bojonegoro atas bantuan pupuk NPK untuk tanaman tembakau sebanyak 21.875 kilogram ini,” ungkap Suprapto dengan rasa syukur.

Baca Juga :  BKPP Bojonegoro Gelar Sosialisasi Kedisiplinan Pegawai, Dorong Peningkatkan Indeks Profesionalitas ASN

 

Menurutnya, keberadaan bantuan ini sangat meringankan langkah para petani. “Bantuan ini sangat membantu kami dalam mengurangi biaya produksi yang makin tinggi, sekaligus menjadi penyemangat agar kami bisa bekerja lebih giat untuk meningkatkan hasil panen nanti. Kami berharap program baik seperti ini bisa terus berlanjut demi kesejahteraan kami para petani di Bojonegoro,” tambahnya.

 

Ungkapan terima kasih dan harapan senada juga disampaikan oleh Ketua Gapoktan Tani Maju Sejahtera, Desa Banjarjo, Suwito. Ia menilai bantuan pupuk yang diterima adalah bentuk dukungan nyata pemerintah agar usaha tani tembakau di daerah ini tetap berjalan berkelanjutan dan mampu bersaing.

 

“Kami dari Gapoktan Tani Maju Sejahtera Desa Banjarjo mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Ibu Wakil Bupati Nurul Azizah, serta Bapak Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian beserta seluruh jajaran yang telah memberikan bantuan pupuk kepada petani kami sebanyak 38,5 ton,” tegas Suwito.

 

Ia berharap, dengan dukungan sarana ini, hasil pertanian akan semakin membaik. “Kami berharap bantuan ini memberikan manfaat yang besar, mampu meningkatkan produktivitas tanaman tembakau kami, serta menambah semangat para petani dalam mengelola lahannya dengan sebaik-baiknya demi hasil yang maksimal,” pungkasnya.

 

Penyaluran bantuan pupuk NPK ini merupakan bagian dari komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk terus memperkuat dan memajukan sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama perekonomian masyarakat daerah. Dengan berkurangnya beban biaya produksi, para petani diharapkan dapat mengalokasikan sumber daya yang dimiliki secara lebih optimal guna meningkatkan kualitas budidaya. Pada akhirnya, langkah ini ditargetkan agar hasil panen semakin meningkat nilainya dan kesejahteraan keluarga petani di Bojonegoro pun dapat terus terangkat.

Tinggalkan Balasan