BOJONEGORO || Data Fakta.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro resmi mengambil keputusan bersama untuk menyetujui dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang sangat strategis. Persetujuan itu disahkan dalam Rapat Paripurna DPRD yang digelar pada Rabu (29/7/2026).
Dua regulasi tersebut adalah Raperda tentang Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak (KLA) serta Raperda tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten Bojonegoro periode tahun 2025 hingga 2045. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan berita acara persetujuan bersama antara pimpinan DPRD dan Pemerintah Kabupaten, menandai berakhirnya tahap pembahasan dan memasuki tahap penetapan.
Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pimpinan dan anggota dewan atas sinergi, komitmen, serta kerja keras yang terjalin selama proses pembahasan hingga penyempurnaan kedua draf peraturan tersebut.
“Atas nama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, kami sampaikan penghargaan setinggi-tingginya dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD. Kerja sama, dedikasi, dan komitmen yang kita bangun bersama dalam menyempurnakan hasil fasilitasi Gubernur Jawa Timur ini akhirnya melahirkan aturan yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat Bojonegoro,” ujar Setyo Wahono.
Mengenai Perda Kabupaten Layak Anak, Bupati menegaskan aturan ini bukan sekadar pemenuhan syarat administratif, melainkan landasan hukum yang kuat untuk menjamin hak-hak anak di seluruh aspek kehidupan. Regulasi ini menjadi dasar pembangunan daerah yang terpadu, berkelanjutan, dan senantiasa berpusat pada pemenuhan hak anak, dengan melibatkan peran pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, hingga media massa.
Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, Pemkab telah menyiapkan lima langkah strategis: meningkatkan kemampuan sumber daya manusia, memperkuat kelembagaan pelayanan publik, memperluas sosialisasi dan edukasi, melengkapi sarana prasarana penunjang, serta membangun kerja sama lintas sektor yang lebih kokoh.
Sementara itu untuk sektor pariwisata, Setyo Wahono menjelaskan bahwa Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan 2025–2045 akan menjadi pedoman arah pembangunan jangka panjang dalam menggali potensi wisata daerah.
“Dokumen ini akan menjadi kompas kita bersama dalam mengembangkan pariwisata Bojonegoro, dengan visi menjadikan daerah ini destinasi wisata yang membanggakan, mampu bersaing, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Melalui payung hukum ini, pemerintah yakin potensi wisata alam, budaya, maupun daya tarik buatan dapat dikembangkan secara terpadu menjadi penggerak ekonomi baru. Hal ini diharapkan mampu menarik minat investasi, membuka lapangan pekerjaan, serta mengangkat taraf hidup masyarakat luas.
Hingga tahun 2045 nanti, ditetapkan lima target utama: peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, penyerapan tenaga kerja yang lebih besar, lahirnya destinasi wisata kreatif dan inovatif, kelengkapan fasilitas penunjang, serta manfaat ekonomi yang merata bagi masyarakat, pelaku usaha, dan pengunjung.
Bupati kembali mengingatkan bahwa keberhasilan tidak berhenti pada saat pengesahan, melainkan terletak pada pelaksanaannya di lapangan. Oleh karena itu, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta segera menyusun Peraturan Bupati sebagai petunjuk teknis, memperluas sosialisasi, serta menyelaraskan program kerja dan anggaran dengan amanat kedua peraturan daerah ini.
“Aturan yang baik harus diimbangi dengan tindakan nyata. Seluruh jajaran harus bergerak cepat menyusun aturan turunan, menyebarluaskan informasi, dan memastikan setiap langkah pembangunan kita sejalan dengan semangat kedua perda ini,” tandasnya.
Di akhir pernyataannya, Bupati kembali mengapresiasi masukan-masukan berharga dari seluruh fraksi selama proses pembahasan berlangsung. Ia berharap dukungan seluruh elemen masyarakat senantiasa mengawal pelaksanaan kedua peraturan tersebut demi kemajuan bersama.
“Keberhasilan penerapan peraturan ini sangat bergantung pada kesadaran dan komitmen kita bersama. Semoga segala upaya ini menjadi langkah nyata mewujudkan Bojonegoro yang makmur, sejahtera, dan semakin membanggakan,” pungkas Bupati Setyo Wahono.
Eksplorasi konten lain dari DatafaktaCom
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.












