BOJONEGORO || Data Fakta.com– Fraksi Partai Gerindra memberikan apresiasi atas kinerja keuangan Pemkab Bojonegoro sekaligus menyampaikan sejumlah catatan perbaikan terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2025. Pandangan ini disampaikan juru bicaranya, Maftukhan, dalam Rapat Paripurna DPRD pada Senin (22/6/2026).
Fraksi menilai capaian pendapatan sangat baik, terealisasi Rp6,469 triliun atau 110,51% dari target. PAD juga tumbuh 21,48% menjadi Rp1,147 triliun. Meski begitu, Pemkab didorong terus berinovasi menggali sumber pendapatan baru agar keuangan daerah makin mandiri dan tidak terlalu bergantung pada dana pusat.
Dari sisi belanja, realisasi baru mencapai 81,50% dari total pagu Rp7,877 triliun. Fraksi menilai penerapan anggaran berbasis kinerja belum maksimal, sehingga koordinasi perencanaan dan pengawasan proyek perlu diperketat. Usulan masyarakat dari Musrenbang juga harus lebih diakomodasi untuk pemerataan pembangunan infrastruktur dan layanan dasar.
Besarnya SiLPA yang terbentuk dinilai menjadi tanda penyerapan anggaran belum optimal. Fraksi mendesak evaluasi menyeluruh terhadap kinerja OPD dan menjadikannya acuan penyusunan anggaran tahun berikutnya agar lebih tepat sasaran.
Fraksi Gerindra menerima Raperda ini untuk dibahas lebih lanjut bersama komisi dan TAPD.
Eksplorasi konten lain dari DatafaktaCom
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.












