Raker Komisi B DPRD Bersama Seluruh BUMD Bojonegoro, Bahas KUA-PPAS 2026–2027 dan Evaluasi Kinerja

admin
IMG 20260813 WA0002

 

 

BOJONEGORO || Data Fakta.com – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro menggelar Rapat Kerja (Raker) penting bersama seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) se-Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada Rabu (12/8/2026). Agenda utama pertemuan ini adalah pembahasan mendalam terkait Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk periode tahun 2026–2027, sekaligus mengevaluasi capaian kinerja masing-masing perusahaan daerah.

 

Rapat Kerja tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi B DPRD Bojonegoro, Lasuri. Turut hadir mendampingi, sejumlah anggota Komisi B, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Pemkab Bojonegoro, serta jajaran Direktur Utama dari seluruh BUMD yang beroperasi di wilayah Bojonegoro. Perusahaan daerah yang hadir dan berpartisipasi aktif dalam rapat ini antara lain Griya Dharma Kusuma (GDK), PT BPR Bank Daerah Bojonegoro, PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS), Perumda Bojonegoro Pangan Mandiri, Perumda Air Minum Tirta Buana, dan PT Asri Dharma Sejahtera (ADS).

 

Dalam jalannya rapat, Lasuri selaku pimpinan sidang secara mendetail menyoroti berbagai hal, mulai dari capaian kinerja yang telah diraih oleh masing-masing BUMD sepanjang tahun 2026, hingga proyeksi, target, dan rencana strategis yang akan dijalankan pada tahun 2027 mendatang. Masing-masing Direktur Utama kemudian diberikan kesempatan untuk memaparkan kondisi terkini perusahaan yang dipimpinnya, lengkap dengan potensi, kendala, serta langkah pengembangan yang telah disusun.

 

Lasuri menegaskan pentingnya akuntabilitas dan kebenaran data dalam setiap laporan yang disampaikan maupun perencanaan anggaran yang disusun. Ia mengingatkan agar setiap dokumen dan rencana kerja yang diajarkan benar-benar menggambarkan kondisi riil dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

“Jadi tidak hanya asal menulis laporan atau sekadar memenuhi administrasi saja, tetapi angka dan rencana yang ada harus dipertanggungjawabkan serta sesuai dengan perkembangan dan kondisi nyata yang ada di lapangan,” tegas Lasuri memberikan arahan.

Baca Juga :  Paripurna DPRD Bojonegoro, Fraksi Demokrat Soroti Rendahnya Penyerapan dan Besarnya SiLPA APBD 2025

 

Sesi pemaparan dari para pimpinan BUMD ini menjadi ruang dialog yang konstruktif. Para Direktur Utama menjelaskan berbagai realita yang terjadi di lingkungan perusahaan masing-masing, mulai dari tantangan operasional, pencapaian kinerja, strategi peningkatan pelayanan, hingga proyeksi profitabilitas dan keberlanjutan usaha ke depan.

 

Salah satu laporan kinerja yang menjadi sorotan positif disampaikan oleh perwakilan PT BPR Bank Daerah Bojonegoro. Dalam pemaparannya, pihak bank menyatakan bahwa hingga saat ini kinerja lembaga keuangan tersebut berjalan sangat baik dan sesuai rencana.

 

“Sampai hari ini kondisi kinerja kami berjalan on the track atau sesuai target. Sebagai lembaga keuangan daerah, posisi penempatan dana kami sangat sehat, di mana penghimpunan dana dalam bentuk tabungan maupun deposito telah mencapai angka di atas 80 persen, baik yang bersumber dari lembaga keuangan lain maupun masyarakat perorangan,” jelas perwakilan PT BPR Bank Daerah Bojonegoro.

 

Rapat ini menegaskan bahwa sinergi yang kuat antara lembaga legislatif dan eksekutif, ditunjang dengan soliditas seluruh jajaran BUMD Kabupaten Bojonegoro dalam mengelola segala potensi ekonomi yang dimiliki, menjadi kunci utama kemajuan daerah. Diharapkan, ke depannya seluruh BUMD tidak hanya sekadar mampu menyetor keuangan untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bojonegoro, tetapi juga mampu memberikan pelayanan terbaik yang dapat meningkatkan kepercayaan dan legitimasi masyarakat terhadap Pemerintah Daerah.

 

Pada akhirnya, seluruh rangkaian kebijakan dan pengelolaan BUMD ini diarahkan untuk mendukung tujuan besar pemerintah daerah, yaitu mewujudkan masyarakat Bojonegoro yang bahagia, makmur, dan membanggakan.

Tinggalkan Balasan