DENPASAR, DATA-FAKTA- 5 Juni 2026, Dalam upaya memastikan keamanan pasokan listrik dan keandalan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan berjalan sesuai koridor hukum, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) bersama PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali menggelar audiensi strategis dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Tamu Kejati Bali pada Kamis (4/6) tersebut diterima langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali, Setiawan Budi Cahyono, S.H., M.Hum., yang turut didampingi oleh Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun), Nusirwan Sahrul, S.H., M.H. Kehadiran pihak Kejati Bali menyambut hangat kunjungan dari General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Bali (UID Bali), Eric Rossi Priyo Nugroho, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) Ika Sudarmaja, bersama Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) Dede Mairizal beserta jajaran terkait.
Audiensi ini membahas peningkatan koordinasi dan sinergi secara mendalam antara Kejaksaan Tinggi Bali dengan kedua unit induk PLN tersebut. Fokus utama pembahasan difokuskan pada dukungan keamanan pasokan listrik, penanganan perkara hukum di sektor kelistrikan, pengawalan proyek infrastruktur, serta pencegahan tindak pidana yang dapat mengganggu pelayanan energi kepada masyarakat luas di Bali.
General Manager PT PLN (Persero) UIP JBTB, Hendro Prasetyawan, dalam kesempatan terpisah menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Kejati Bali merupakan langkah krusial. “Pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang kami laksanakan memiliki dinamika yang kompleks. Oleh karena itu, pendampingan hukum dari Kejati Bali sangat krusial bagi kami untuk memastikan seluruh langkah dan pengambilan keputusan tetap tegak lurus pada peraturan perundang-undangan, serta memitigasi risiko sejak dini,” ungkap Hendro.
Sejalan dengan hal tersebut, jajaran manajemen PLN UID Bali dan UIP JBTB yang hadir menyampaikan apresiasi atas dukungan berkelanjutan dari Kejati Bali. Sinergi ini tidak hanya memberikan kepastian hukum, tetapi juga rasa aman bagi seluruh insan PLN dalam menjalankan tugas pelayanan publik di sektor energi.
Menyambut baik langkah kolaboratif tersebut, Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Setiawan Budi Cahyono, S.H., M.Hum., menegaskan komitmen institusinya dalam mendukung dan mengawal kelancaran operasional serta proyek strategis yang diselenggarakan oleh badan usaha milik negara.
Kejaksaan Tinggi Bali siap bersinergi dan memberikan pendampingan hukum yang diperlukan oleh PT PLN (Persero), baik dalam penanganan perkara maupun pencegahan preventif terhadap potensi permasalahan hukum. Tujuannya agar operasional kelistrikan dan pembangunan infrastruktur di Bali dapat berjalan lancar, aman, dan terus memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Melalui sinergi yang makin kokoh ini, PT PLN (Persero) optimistis dapat terus menjaga keandalan listrik dan menyelesaikan target pembangunan infrastruktur di Pulau Dewata tanpa kendala hukum, guna mendorong roda perekonomian dan pariwisata Bali. (@dex)
Berita Terkait
Momentum Hari Lahir Pancasila, PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx guna Dukung Industri Data Center Jakarta, 2 Juni 2026 – PT PLN (Persero) menjalin kerja sama strategis dengan PT Starone Mitra Telekomunikasi (BDx Data Centers) dalam pengembangan infrastruktur kelistrikan berkapasitas total 1,2 gigawatt (GW) untuk kawasan pusat data (data center) berbasis Artificial Intelligence (AI) dan layanan digital di Indonesia. Kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam mendukung pertumbuhan industri data center nasional melalui penyediaan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan. Dukungan tersebut mencakup penyediaan pasokan listrik sebesar 788 MVA untuk site CGK4 di Jatiluhur, Jawa Barat pada tahap awal, kemudian dilanjutkan dengan penguatan kapasitas kelistrikan sebesar 60 MVA untuk site CGK3A di Jakarta Selatan dan pengembangan jaringan tegangan tinggi sebesar 385 MVA untuk site CGK5 di Suryacipta, Jawa Barat. CEO BDx Indonesia, Agus Hartono Wijaya, menyampaikan apresiasi kepada PLN atas pelayanan yang optimal dalam mendukung operasional infrastruktur pusat data yang identik dengan komputasi berperforma tinggi. “Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PLN yang selama ini telah menjadi mitra strategis dalam mendukung keandalan operasional fasilitas data center milik BDx Indonesia,” ujarnya saat penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) di Kantor PLN Pusat, Selasa (19/5). Menurutnya, keandalan sistem kelistrikan dan kesiapan infrastruktur PLN memberikan kepastian bagi BDx dalam menjalankan pengembangan kapasitas pusat data secara berkelanjutan di Indonesia. “Melalui kolaborasi ini, kami dapat membangun infrastruktur yang tangguh dan siap mendukung kebutuhan AI, sekaligus memenuhi permintaan jangka panjang dari perusahaan hyperscaler dan beban kerja digital yang berdaulat,” tambah Agus. Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto menegaskan kesiapan PLN dalam mendukung pertumbuhan industri data center di Indonesia melalui ketersediaan pasokan listrik yang andal. Menurutnya, kebutuhan energi sektor data center, khususnya yang berbasis AI, akan terus meningkat seiring pesatnya transformasi digital nasional. “Pertumbuhan industri data center di Indonesia, khususnya yang berbasis AI, membutuhkan dukungan listrik yang tidak hanya besar secara kapasitas, tetapi juga andal dan stabil. Kami memahami bahwa kepastian energi adalah jantung dari infrastruktur digital ini. Karena itu, PLN siap memastikan BDx Indonesia dapat berekspansi secara optimal,” ujar Adi. Penyaluran daya untuk site CGK4 direncanakan dilakukan secara bertahap dalam tiga fase, yakni Tahap I sebesar 2 x 150 MVA, Tahap II meningkat menjadi 2 x 265 MVA, hingga mencapai kapasitas akhir Tahap III sebesar 2 x 380 MVA. Untuk mendukung keandalan pasokan, PLN juga membangun Gardu Induk (GI) 150 kilovolt (kV) Jatiluhur Baru. Yang akan memasok listrik ke kawasan data center BDx. “PLN juga telah menyiapkan dua line bay khusus pada Gardu Induk tersebut untuk melayani kebutuhan kelistrikan Site CGK4 secara optimal,” tambah Adi. Lebih lanjut, Adi menjelaskan bahwa sinergi antara PLN dan BDx Indonesia merupakan kemitraan jangka panjang yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Tidak hanya Site CGK4, dalam kesepakatan ini PLN juga telah dipercaya mengamankan pasokan daya untuk fasilitas utama BDx Indonesia lainnya, yakni Site CGK3A di Cilandak, Jakarta Selatan, serta Site CGK5 di kawasan industri Suryacipta. “Sinergi ini bukan sekadar jual beli listrik, melainkan kolaborasi strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui investasi di sektor teknologi tinggi. PLN terus bertransformasi menjadi mitra andal bagi seluruh investor digital di tanah air,” tandas Adi. (@DEX)
Eksplorasi konten lain dari DatafaktaCom
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.