Dorong Usaha Lokal Naik Kelas, “Bincang IKM Bojonegoro” Kembali Hadir di Radio

hpmyuda13
ARTIKEL20260303121556pm

Bojonegoro || Data Fakta.com– Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Bojonegoro kembali menghadirkan program edukatif dan interaktif bernama “Bincang IKM Bojonegoro” melalui siaran Radio Malowopati FM. Acara edisi kedua yang mengambil tema tentang perjalanan bisnis, cara bertahan dalam kompetisi, serta langkah-langkah mengembangkan usaha kecil dan menengah di daerah ini disiarkan langsung pada hari Senin,2/3/26. kemarin dari studio radio.

 

Kegiatan ini dirancang sebagai tempat bagi pengusaha lokal untuk saling berbagi cerita, mendapatkan inspirasi, dan menemukan solusi agar usahanya dapat berkembang serta meningkatkan skala operasional. Dengan pendekatan dialog yang terbuka, pendengar tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis, melainkan juga panduan praktis dari pelaku usaha yang telah merasakan langsung dinamika dunia bisnis.

 

Pada kesempatan kali ini, acara mengundang narasumber dari pelaku usaha makanan khas lokal, Siti Asiyah yang menjalankan bisnis sambal pecel dengan merk “Depot Iqlil”. Ia berbagi bagaimana proses membangun produk berbahan dasar kacang dengan tetap menjaga mutu serta menyelesaikan seluruh persyaratan hukum yang diperlukan untuk usaha.

 

Selain menjadi sarana mempromosikan produk lokal, Dinkominfo juga melalui program ini memberikan bekal pengetahuan penting bagi pengusaha, antara lain:

 

  • Persyaratan hukum usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), Surat Izin Produksi Rumahan Terstandarisasi (PIRT), dan sertifikasi halal

  • Cara membuat kemasan produk yang menarik sekaligus menjaga kebersihan

  • Strategi memasarkan produk, terutama dengan memanfaatkan kanal media sosial

  • Cara mengatur keuangan usaha dan memperoleh akses terhadap sumber daya keuangan

 

Selain dukungan melalui siaran radio, Dinkominfo juga mendorong para pelaku IKM untuk memanfaatkan berbagai platform digital dalam aktivitas pemasaran. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan mempromosikan produk melalui akun media sosial resmi pemerintah daerah, yang diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar serta memperkuat citra produk khas Bojonegoro di mata masyarakat.

Baca Juga :  Berangkat Dari PAN, Aktivis Sampang Maju Bacaleg 2024

 

Siti Asiyah menjelaskan bahwa memiliki legalitas usaha yang lengkap menjadi faktor kunci untuk memperluas jaringan pemasaran dan mendapatkan kepercayaan dari konsumen. “Semua kelengkapan izin sudah saya siapkan, dan yang terbaiknya adalah seluruh proses difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten secara cuma-cuma,” ucap perempuan yang sebelumnya bekerja sebagai guru ini.

 

Melalui kerja sama yang erat antara pemerintah dan pelaku usaha, diharapkan sektor IKM di Bojonegoro tidak hanya mampu bersaing di tingkat lokal, tetapi juga dapat memasuki pasar digital bahkan wilayah sekitar, sehingga menjadi usaha yang lebih kompetitif dan berkelanjutan. Program “Bincang IKM” sendiri menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah di daerah ini.


Eksplorasi konten lain dari DatafaktaCom

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan