BOJONEGORO || Data Fakta.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (DPU SDA) telah berhasil menyelesaikan penanganan darurat di dua lokasi rawan longsor, yaitu Desa Duyungan, Kecamatan Sukosewu, dan Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas. Langkah cepat ini diambil agar aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat dapat segera berjalan normal kembali.
Di Desa Duyungan, tim turun tangan segera setelah luapan air memicu pergerakan tanah. Fokus penanganan tidak hanya sekadar membuka jalan, tetapi juga menyelamatkan aset berharga warga seperti lahan persawahan dan area pemakaman yang sempat terendam air.
Dengan mengerahkan satu unit ekskavator, tim teknis melakukan normalisasi saluran air (afvoer) untuk mengembalikan fungsi drainase agar genangan bisa segera surut. Selain itu, dilakukan pula penguatan struktur tanah secara instan dengan memasang 16 cerucuk bambu dan 30 unit sesek guna menahan laju erosi dan pergeseran tanah.
Sebelumnya, upaya serupa juga telah sukses dilaksanakan di Sungai Loro, Desa Sambiroto, pada pertengahan Februari 2026. Menggunakan ekskavator jenis LongArm, tim berhasil membersihkan material longsoran yang menutup akses jalan dan aliran sungai. Penguatan tebing juga dilakukan secara masif untuk mencegah kerusakan yang lebih parah.
Sekretaris DPU SDA Kabupaten Bojonegoro, Jafar Sodiq, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi yang solid antara Pemkab Bojonegoro dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo melalui PPK Operasi dan Pemeliharaan (OP) IV.
“Normalisasi sungai dan saluran air memang menjadi prioritas kami untuk menjaga kapasitas aliran tetap maksimal. Namun, upaya teknis di lapangan perlu didukung oleh kesadaran masyarakat. Kami mengajak warga untuk turut menjaga kelestarian lingkungan sungai agar risiko bencana bisa diminimalisir bersama,” tegas Jafar.
Penanganan bencana ini juga melibatkan sinergi dengan BPBD, pemerintah desa setempat, serta partisipasi aktif warga. Hal ini membuktikan bahwa upaya mitigasi dan penanggulangan bencana di Bojonegoro dilakukan secara menyeluruh, terintegrasi dari hulu hingga ke hilir.
Eksplorasi konten lain dari DatafaktaCom
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.












