Buleleng, Data-fakta.com – 09 Desember 2025 – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (PLN UIP JBTB) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat infrastruktur kelistrikan di Pulau Dewata. Untuk mendukung keandalan sistem kelistrikan di Bali Utara dan menopang pertumbuhan ekonomi serta pariwisata, PLN UIP JBTB melalui Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Timur dan Bali 4, secara aktif melaksanakan sosialisasi awal rencana pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Ruas Kubu – Pemaron.
Kegiatan sosialisasi ini diselenggarakan secara bertahap di wilayah terdampak, termasuk di Desa Sukadasa, Desa Bengkala, Desa Bukti, dan Desa Bulian di Kabupaten Buleleng. Sosialisasi melibatkan pemerintah daerah, Kejaksaan Negeri, Kantor Pertanahan, instansi terkait, tokoh masyarakat, serta warga yang wilayah lahannya dilalui oleh rencana jalur transmisi.
Moh. Fathol Arifin, General Manager PLN UIP JBTB, menjelaskan bahwa pembangunan SUTT 150 kV Kubu – Pemaron merupakan bagian krusial dari upaya PLN untuk menciptakan sistem kelistrikan yang lebih andal dan terinterkoneksi di seluruh Bali.
“Transmisi ini akan berfungsi vital dalam mengevakuasi daya dari pusat pembangkit menuju pusat-pusat beban di Bali Utara, sehingga mampu mengurangi risiko pemadaman dan meningkatkan mutu layanan listrik bagi masyarakat,” ujar Moh. Fathol Arifin.
Ia menambahkan, proyek ini juga merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dirancang untuk mendukung visi Pemerintah Provinsi Bali dalam menyediakan energi bersih dan infrastruktur yang ramah lingkungan. Di sisi pelaksana, Eko Janu Irianto, Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah dan Bali 4 (UPP JBTB 4), memimpin jalannya proyek dan sosialisasi ini di lapangan. Proses sosialisasi ini dilakukan secara transparan dengan memberikan penjelasan komprehensif mengenai rencana jalur pembangunan, tahapan pelaksanaan pembangunan transmisi, serta mekanisme pemberian ganti rugi tanah kepada masyarakat yang terdampak oleh pembangunan tower transmisi sertakompensasi yang adil dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku bagi pemilik lahan.
“Kami hadir untuk memberikan informasi sejelas-jelasnya dan membuka ruang diskusi. Dan juga kami memohon dukungan Dukungan serta kolaborasi aktif dari seluruh stakeholder, terutama masyarakat yang terdampak, adalah kunci keberhasilan penyelesaian proyek strategis ini,” tegas Eko Janu Irianto.
PLN UIP JBTB berkomitmen untuk melaksanakan pembangunan dengan mengutamakan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), meminimalkan dampak lingkungan, serta memastikan hak-hak masyarakat terpenuhi sesuai ketentuan.
“Melalui penguatan jaringan ini, kami berharap sistem kelistrikan Bali semakin kokoh, siap menopang aktivitas masyarakat sehari-hari, serta mendukung akselerasi pembangunan dan perekonomian, khususnya di wilayah Bali Utara, kami sangat memohon dukungannya kepada masyarakat, tokoh adat, dan stakeholder yang terlintas pembangunan kami dapat berjalan lancar, aman, dan tepat waktu untuk memberikan kelistrikan yang handal ” tutup Moh. Fathol Arifin.
Sinergi dan kolaborasi antara PLN, masyarakat, tokoh adat, stakeholder setempat ini diharapkan menjadi contoh baik dalam penyelesaian pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bermuara pada optimalisasi pelayanan publik dan penguatan ketahanan nasional melalui sektor energi. (@dex)
Berita Terkait
Momentum Hari Lahir Pancasila, PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx guna Dukung Industri Data Center Jakarta, 2 Juni 2026 – PT PLN (Persero) menjalin kerja sama strategis dengan PT Starone Mitra Telekomunikasi (BDx Data Centers) dalam pengembangan infrastruktur kelistrikan berkapasitas total 1,2 gigawatt (GW) untuk kawasan pusat data (data center) berbasis Artificial Intelligence (AI) dan layanan digital di Indonesia. Kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam mendukung pertumbuhan industri data center nasional melalui penyediaan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan. Dukungan tersebut mencakup penyediaan pasokan listrik sebesar 788 MVA untuk site CGK4 di Jatiluhur, Jawa Barat pada tahap awal, kemudian dilanjutkan dengan penguatan kapasitas kelistrikan sebesar 60 MVA untuk site CGK3A di Jakarta Selatan dan pengembangan jaringan tegangan tinggi sebesar 385 MVA untuk site CGK5 di Suryacipta, Jawa Barat. CEO BDx Indonesia, Agus Hartono Wijaya, menyampaikan apresiasi kepada PLN atas pelayanan yang optimal dalam mendukung operasional infrastruktur pusat data yang identik dengan komputasi berperforma tinggi. “Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PLN yang selama ini telah menjadi mitra strategis dalam mendukung keandalan operasional fasilitas data center milik BDx Indonesia,” ujarnya saat penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) di Kantor PLN Pusat, Selasa (19/5). Menurutnya, keandalan sistem kelistrikan dan kesiapan infrastruktur PLN memberikan kepastian bagi BDx dalam menjalankan pengembangan kapasitas pusat data secara berkelanjutan di Indonesia. “Melalui kolaborasi ini, kami dapat membangun infrastruktur yang tangguh dan siap mendukung kebutuhan AI, sekaligus memenuhi permintaan jangka panjang dari perusahaan hyperscaler dan beban kerja digital yang berdaulat,” tambah Agus. Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto menegaskan kesiapan PLN dalam mendukung pertumbuhan industri data center di Indonesia melalui ketersediaan pasokan listrik yang andal. Menurutnya, kebutuhan energi sektor data center, khususnya yang berbasis AI, akan terus meningkat seiring pesatnya transformasi digital nasional. “Pertumbuhan industri data center di Indonesia, khususnya yang berbasis AI, membutuhkan dukungan listrik yang tidak hanya besar secara kapasitas, tetapi juga andal dan stabil. Kami memahami bahwa kepastian energi adalah jantung dari infrastruktur digital ini. Karena itu, PLN siap memastikan BDx Indonesia dapat berekspansi secara optimal,” ujar Adi. Penyaluran daya untuk site CGK4 direncanakan dilakukan secara bertahap dalam tiga fase, yakni Tahap I sebesar 2 x 150 MVA, Tahap II meningkat menjadi 2 x 265 MVA, hingga mencapai kapasitas akhir Tahap III sebesar 2 x 380 MVA. Untuk mendukung keandalan pasokan, PLN juga membangun Gardu Induk (GI) 150 kilovolt (kV) Jatiluhur Baru. Yang akan memasok listrik ke kawasan data center BDx. “PLN juga telah menyiapkan dua line bay khusus pada Gardu Induk tersebut untuk melayani kebutuhan kelistrikan Site CGK4 secara optimal,” tambah Adi. Lebih lanjut, Adi menjelaskan bahwa sinergi antara PLN dan BDx Indonesia merupakan kemitraan jangka panjang yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Tidak hanya Site CGK4, dalam kesepakatan ini PLN juga telah dipercaya mengamankan pasokan daya untuk fasilitas utama BDx Indonesia lainnya, yakni Site CGK3A di Cilandak, Jakarta Selatan, serta Site CGK5 di kawasan industri Suryacipta. “Sinergi ini bukan sekadar jual beli listrik, melainkan kolaborasi strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui investasi di sektor teknologi tinggi. PLN terus bertransformasi menjadi mitra andal bagi seluruh investor digital di tanah air,” tandas Adi. (@DEX)
Eksplorasi konten lain dari DatafaktaCom
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.