Salurkan Alsintan, Pemkab Bojonegoro Dorong Modernisasi Dan Produktivitas Pertanian

admin
IMG 20260625 WA0042

BOJONEGORO || Data Fakta.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2026. Penyerahan dilaksanakan pada Selasa (2/6/2026) kepada sejumlah kelompok tani dan gabungan kelompok tani di wilayah setempat.

Bantuan ini merupakan bagian dari upaya mendorong modernisasi sektor pertanian, sekaligus meningkatkan efisiensi kerja dan hasil produksi usaha tani. Sebanyak 8 unit alsintan diserahkan kepada kelompok yang telah memenuhi syarat, meliputi 6 unit traktor roda dua, 1 unit traktor roda empat, dan 1 unit penanam padi otomatis (rice transplanter).

Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, menyatakan bahwa dukungan kepada petani diberikan secara menyeluruh, mulai dari pengolahan lahan hingga pasca panen. Selain alsintan, pemerintah juga melaksanakan program listrik masuk sawah guna memperlancar sistem pengairan, menjamin ketersediaan pupuk, serta memantau harga jual hasil panen agar pendapatan petani tetap terjaga.

“Kami tidak hanya memberikan bantuan alat, tetapi juga memastikan kebutuhan pokok pertanian terpenuhi dan harga hasil panen menguntungkan bagi petani,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa bantuan benih padi unggul varietas Gamagora juga akan disalurkan, yang diperkirakan mampu menghasilkan panen lebih dari 8 ton per hektare.

Kepala DKPP Bojonegoro, Zaenal Fanani, menjelaskan penentuan penerima dilakukan secara selektif dan transparan. Kelompok tani harus terdaftar dalam sistem resmi, memiliki legalitas, serta berkomitmen memanfaatkan bantuan dengan sebaik-baiknya. “Bantuan ini diberikan secara cuma-cuma dan dilarang untuk diperjualbelikan, digadaikan, atau dipindahtangankan,” tegasnya.

Pihak dinas akan melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala bersama penyuluh lapangan. Hasil penilaian ini akan menjadi pertimbangan bagi bantuan di tahun mendatang; bahkan alsintan yang kurang dimanfaatkan dapat dialihkan kepada kelompok lain yang lebih membutuhkan.

Baca Juga :  Pendaftaran Calon Peserta Parades Desa Ngampal Resmi Ditutup, Ada Satu Peserta Dari Tangerang

“Kami ingin memastikan setiap bantuan memberikan manfaat nyata. Pengawasan dan pendampingan terus dilakukan agar alat ini benar-benar berfungsi meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani, serta mendukung ketahanan pangan daerah,” pungkas Zaenal.


Eksplorasi konten lain dari DatafaktaCom

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan