BOJONEGORO || Data Fakta.com – Kepolisian Resor (Polres) Bojonegoro menggelar acara silaturahmi akrab bertajuk “PIRAMIDA: Ngopi Bersama Awak Media”, Kamis (7/8/2026). Kegiatan berlangsung santai namun penuh makna di sebuah rumah makan di pinggir Jalan Tamrin, Bojonegoro, menghadirkan momen pertemuan dan perkenalan langsung antara pimpinan kepolisian setempat dengan para wartawan dari berbagai media massa.
Dalam pertemuan yang hangat tersebut, Kapolres Bojonegoro beserta jajaran pejabat utama mengajak seluruh insan pers di wilayah ini untuk terus memperkuat sinergi dan kerja sama. Tujuannya, agar bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), sekaligus membangun kepercayaan publik melalui penyajian informasi yang akurat, berimbang, edukatif, dan penuh tanggung jawab.
Suasana keakraban terasa terjalin sejak awal kegiatan. Kapolres membuka kesempatan ini dengan perkenalan diri yang santai dan bersahabat. Ia menceritakan latar belakangnya sebagai lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 2005 yang sebelumnya berdinas di daerah Sumatera Selatan, tepatnya di Kota Palembang.
Dengan gaya bicara yang cair dan memecah kebekuan, Kapolres sempat mengajak tertawa para wartawan yang hadir saat bercerita mengenai kuliner khas daerah asalnya. “Di Palembang ada makanan enak namanya ‘Kapal Selam’, tapi tenang saja, ini makanan berupa roti isi telur, bukan kapal selam besi yang bisa menyelam ke dalam laut ya, rekan-rekan,” candanya disambut tawa peserta.
Ia pun membuka diri dan memohon pengertian dari seluruh awak media. “Saya asli orang Palembang, dan saat ini mendapat amanah besar untuk mengabdi di Bojonegoro tercinta. Saya masih dalam tahap belajar bahasa Jawa dan memahami budaya lokal. Apabila dalam penyampaian atau interaksi ada hal yang kurang tepat, saya mohon dimaklumi dan dibimbing bersama,” ujarnya dengan rendah hati.
Lebih lanjut, Kapolres menyampaikan apresiasi mendalam atas sambutan hangat dan dukungan yang diberikan oleh rekan-rekan media massa sejak dirinya menjabat sebagai pemimpin tertinggi Polres Bojonegoro. Menurutnya, keberadaan pers memiliki kedudukan sangat strategis dan vital sebagai mitra sejati kepolisian. Media dianggap sebagai jembatan utama dalam menyampaikan kebijakan, informasi, dan kondisi riil di lapangan kepada masyarakat luas.
Dalam arahannya, Kapolres menegaskan sikap terbuka institusinya terhadap kritik, saran, maupun masukan konstruktif yang disampaikan para jurnalis. Segala bentuk masukan tersebut, kata dia, akan menjadi bahan evaluasi berharga guna memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan Polres Bojonegoro ke depan agar semakin prima dan dekat dengan masyarakat.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kami sangat membutuhkan informasi, kritik, serta saran dari rekan-rekan sekalian. Semua masukan itu akan kami jadikan dasar evaluasi, agar pelayanan Polres Bojonegoro ke depannya semakin baik, transparan, dan sesuai dengan harapan masyarakat,” tegas Kapolres.
Tidak hanya soal kerja sama, Kapolres juga mengingatkan kembali tentang tanggung jawab besar yang diemban oleh insan pers di tengah masyarakat. Ia mengajak seluruh awak media untuk bahu-membahu menangkal penyebaran berita bohong atau hoaks yang belakangan masih kerap beredar dan berpotensi memicu kegaduhan hingga perpecahan sosial.
Peran media, tambahnya, sangat ditunggu kehadirannya untuk menghadirkan informasi yang menyejukkan, mencerdaskan, serta menyatukan persepsi masyarakat. “Mari kita bersama-sama menyampaikan informasi yang bernilai edukasi dan kebenaran. Tangkal setiap berita bohong atau hoaks yang bertujuan memprovokasi, memecah belah, atau menciptakan ketakutan di tengah masyarakat,” pesannya.
Kapolres juga memaparkan langkah-langkah yang telah ia tempuh sejak memimpin Polres Bojonegoro. Berbagai elemen masyarakat telah disambangi dan diajak berdialog, mulai dari para tokoh masyarakat, pimpinan pondok pesantren, perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), organisasi kepemudaan, perguruan bela diri, hingga elemen sosial lainnya. Hal ini dilakukan semata-mata untuk memperkuat kolaborasi dan memastikan kondusivitas wilayah tetap terjaga.
“Sinergi bukan hanya dengan aparat, tapi harus merangkul semua unsur. Kami ingin memastikan setiap elemen merasa memiliki tanggung jawab yang sama menjaga Bojonegoro tetap aman, damai, dan tentram,” jelasnya.
Lebih jauh, Kapolres menyatakan dukungan penuhnya terhadap visi besar pembangunan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menuju terwujudnya masyarakat yang bahagia, makmur, dan membanggakan. Ia menekankan bahwa roda pembangunan di segala sektor tidak akan dapat berjalan optimal apabila tidak ditopang oleh rasa aman dan tertib di tengah masyarakat.
Mengakhiri pertemuan yang penuh keakraban itu, Kapolres kembali mengajak seluruh insan pers untuk terus menjaga komunikasi yang intens, mempererat ikatan kerja sama, dan membangun komitmen bersama. Hal ini penting guna semakin meningkatkan kepercayaan publik, baik terhadap institusi kepolisian maupun pemerintah daerah.
“Harapan kami, sinergi yang sudah terjalin ini makin kokoh ke depannya. Mari kita bergandengan tangan, saling mendukung dan mengingatkan, demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Bojonegoro yang kita cintai ini,” pungkas Kapolres menutup kegiatan.
Eksplorasi konten lain dari DatafaktaCom
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.












