Situbondo, data-fakta – 30 Juli 2026 – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) memperkuat sinergi dengan Balai Taman Nasional Baluran melalui audiensi yang dipimpin langsung oleh General Manager PLN UIP JBTB, Hendro Prasetyawan, pada Kamis (30/7) di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Pertemuan tersebut merupakan bagian dari koordinasi PLN dalam mendukung proses kajian rencana pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kilovolt (kV) Paiton–Watudodol/Kalipuro yang direncanakan melintasi kawasan Taman Nasional Baluran.
Audiensi bersama Kepala Balai Taman Nasional Baluran beserta jajaran menjadi forum koordinasi untuk membahas berbagai aspek yang perlu diperhatikan dalam proses kajian rencana proyek, meliputi aspek teknis, lingkungan, regulasi, dan pengelolaan kawasan konservasi. Melalui komunikasi yang terbuka dan kolaboratif, PLN bersama Balai Taman Nasional Baluran membangun kesamaan pemahaman sebagai bagian dari proses penyusunan kajian yang komprehensif sebelum pelaksanaan tahapan proyek berikutnya.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, General Manager PLN UIP JBTB bersama jajaran manajemen juga melakukan site visit pada rencana jalur SUTET 500 kV Paiton–Watudodol/Kalipuro di kawasan Taman Nasional Baluran. Peninjauan lapangan dilakukan untuk memperoleh gambaran kondisi eksisting, mengidentifikasi potensi tantangan, serta menghimpun berbagai masukan yang akan menjadi bahan pertimbangan dalam proses kajian rencana pembangunan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen PLN dalam memastikan setiap tahapan perencanaan dilakukan secara cermat dengan memperhatikan aspek keselamatan, kepatuhan terhadap regulasi, serta prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
General Manager PLN UIP JBTB, Hendro Prasetyawan, mengatakan bahwa setiap proyek infrastruktur ketenagalistrikan yang berpotensi bersinggungan dengan kawasan konservasi harus melalui proses kajian yang komprehensif dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
“Audiensi ini merupakan bagian dari upaya PLN untuk membangun komunikasi dan menyamakan persepsi sejak awal bersama Balai Taman Nasional Baluran. Kami ingin memastikan bahwa setiap proses kajian terhadap rencana pembangunan SUTET 500 kV Paiton–Watudodol/Kalipuro dilakukan secara komprehensif dengan memperhatikan aspek teknis, regulasi, lingkungan, serta kepentingan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Hendro.
Hendro menambahkan bahwa PLN berkomitmen menjalankan setiap tahapan perencanaan proyek dengan mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik serta kepatuhan terhadap seluruh ketentuan yang berlaku.
“PLN selalu mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam setiap pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan. Melalui koordinasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan, kami berharap proses kajian dapat berjalan secara objektif dan menghasilkan solusi terbaik yang mendukung keandalan sistem kelistrikan sekaligus tetap menjaga kelestarian lingkungan,” tambah Hendro.
Kepala Balai Taman Nasional Baluran, Agus Setyabudi, S.Hut., M.Sc., menyampaikan bahwa Balai Taman Nasional Baluran menyambut baik upaya koordinasi yang dilakukan PLN sejak tahap awal perencanaan.
“Kami mengapresiasi inisiatif PLN yang membangun komunikasi dan koordinasi sejak awal proses kajian rencana proyek. Balai Taman Nasional Baluran terbuka untuk berdiskusi dan memberikan masukan sesuai kewenangan kami agar setiap tahapan kajian dapat memperhatikan aspek konservasi, ketentuan peraturan perundang-undangan, serta kelestarian kawasan Taman Nasional Baluran.”
Melalui penguatan sinergi bersama Balai Taman Nasional Baluran, PLN UIP JBTB terus mendorong proses kajian rencana proyek SUTET 500 kV Paiton–Watudodol/Kalipuro secara komprehensif. Kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan perencanaan infrastruktur ketenagalistrikan yang mendukung peningkatan keandalan sistem kelistrikan Jawa Timur dan Bali, sekaligus tetap memperhatikan aspek konservasi lingkungan, kepatuhan terhadap regulasi, dan prinsip pembangunan berkelanjutan. (@dex)
Eksplorasi konten lain dari DatafaktaCom
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.












